Pemeriksaan Gratis & Ceramah Kesehatan oleh RS N‑21 Gemilang

Kegiatan ceramah dan pemeriksaan kesehatan lansia

Pemeriksaan Gratis & Ceramah Kesehatan di Yayasan Asa Mulia menjadi salah satu kegiatan utama dalam pembukaan Pesantren Lansia Angkatan III yang diselenggarakan pada Sabtu, 14 Juni 2025 oleh Yayasan Asa Mulia Insan Kamil. Kegiatan ini berlangsung di Candimulyo Ngentak, Bangsan, Senden, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

Pada kesempatan tersebut, RS N-21 Gemilang turut ambil bagian. Rumah sakit ini diberi kehormatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang bermakna bagi para lansia.

Acara dimulai dengan proses registrasi peserta oleh panitia penyelenggara. Selanjutnya, tim medis dari RS N-21 Gemilang memberikan pemeriksaan kesehatan lansia secara gratis. Sekitar 40 peserta mengikuti pemeriksaan ini, dengan usia yang bervariasi. Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan ceramah kesehatan dari dr. Afriliandryf Rokhmanika, Sp.B, selaku Direktur RS N-21 Gemilang. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada yayasan atas kesempatan untuk melakukan pemeriksaan gratis dan ceramah kesehatan.

Beliau juga memperkenalkan RS N-21 Gemilang sebagai rumah sakit bedah yang memiliki dokter bedah perempuan berpengalaman lebih dari 10 tahun.

“Saya sudah menjadi dokter bedah di RS N-21 Gemilang hampir 12 tahun,” ujar dr. Andryf.
“Ibu-ibu yang merasa malu berkonsultasi dengan dokter laki-laki, bisa datang ke saya. Kami juga punya dokter radiologi perempuan. Jadi, untuk pemeriksaan USG, tidak perlu khawatir,” tambahnya.

Selanjutnya, ceramah utama disampaikan oleh dr. Bima Ananta Putra. Beliau membahas berbagai topik penting seperti Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk lansia, tips menjaga kebugaran tubuh, serta pola makan dan minum yang sehat di usia lanjut. Materi disampaikan secara ringan namun tetap berbobot, sehingga peserta sangat antusias. Banyak dari mereka yang aktif mengajukan pertanyaan.

Salah satu pertanyaan menarik adalah, 

“Dok, kalau habis minum obat lalu minum susu, boleh nggak? Harus tunggu berapa lama?”

Kemudian, dr. Bima menjelaskan bahwa tidak semua obat bereaksi negatif terhadap susu. Bahkan, beberapa obat seperti vitamin A justru lebih baik diminum bersama susu. Namun, secara umum, lebih aman menunggu satu jam setelah minum obat sebelum mengonsumsi susu agar obat sempat dicerna dengan optimal di lambung.

Menjelang akhir sesi, dr. Bima mengadakan kuis interaktif dengan hadiah menarik. Dua peserta lansia berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat dan menerima doorprize dari panitia.

Akhirnya, acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara pengurus yayasan, tim medis RS N-21 Gemilang, dan seluruh peserta lansia yang masih bersemangat hingga akhir kegiatan.